New Info
Pelajari Jenis Moving Average dalam Forex

Pelajari Jenis Moving Average dalam Forex

Ketika sudah berkaitan atau berbicara mengenai forex. Maka ada banyak hal yang harus anda pelajari karena investasi yang satu ini. Bukan hanya investasi jenis yang ecek-ecek tetapi membutuhkan konsentrasi yang cukup tinggi, teori yang banyak, ilmu pengetahuan, serta jam terbang yang juga bukan main-main. Termasuk Moving Average merupakan sinyal trading yang perlu kalian tau.

Banyak sekali trader pemula yang harus merasakan bagaimana pahitnya kerugian. Akibat kurangnya persiapan serta ilmu yang dimiliki dan memutuskan, untuk berkecimpung di dunia investasi atau saham ini yang terlihat. Ada banyak hal yang harus disiapkan mulai dari dana ataupun modal yang digunakan untuk membantu anda, dalam melakukan investasi kemudian membutuhkan pemahaman akan an mereka sendiri.

Memang terlihat simple, dimana investasi ini hanya memanfaatkan mata uang asing untuk melakukan investasi ataupun pengelolaan dana yang anda miliki. Padahal sebenarnya lebih sulit dibandingkan dengan investasi perusahaan atau emas.

Pengertian MA dalam Forex

Hasil gambar untuk forex analyzing

Membahas mengenai investasi dan berbagai macam kegiatannya. Anda harus tahu mengenai istilah yang ada pada dunia forex. Hal ini agar membantu anda dalam bertransaksi dan masuk kedalam forum yang membicarakan mengenai forex ataupun jual beli. Sehingga anda tidak perlu pusing lagi untuk bisa menggunakan forum dan memahami transaksinya.

Bagi anda yang belum paham, moving average dalam dunia forex digunakan sebagai sebuah indicator teknikal yang paling sering digunakan untuk menunjukan apakah rata-rata kekuatan harga yang bergerak dalam periode tertentu jelas atau tidak.

Apabila dilihat berdasarkan fungsinya moving average ini dapat memberikan sinyal trading serta menampilkan informasi tren. Dengan adanya kondisi seperti pembalikan arah ataupun terjadi trend pembalikan arah.

Sehingga anda tidak perlu bingung karena bisa memanfaatkan informasi dari sini berdasarkan jenisnya moving average sendiri memiliki beberapa jenis yang lebih spesifik, dimana Moving average ditampilkan dalam satu garis yang akan membantu trader dapat mengetahui harga yang akan bergerak indikator ini tentu saja sangat berguna. Terutama bagi para pemula yang tidak bisa memprediksi arah pergerakan market dengan jelas. Langsung saja kita bahas mengenai jenis-jenis Moving berikut, yang bisa dipahami oleh anda.

Hasil gambar untuk forex analyzing

Exponential Moving Average (EMA)

Hal pertama yang wajib anda ketahui yaitu jenis Exponential Moving Average, sederhananya biasa disebut sebagai EMA. Moving jenis ini, merupakan berat rata-rata dari harga harga n terakhir di mana angka berat ini meningkat rata-rata daripada episode sebelumnya.

Bisa dikatakan bahwa hasil yang didapatkan dari kalkulasi ma menjelaskan bahwa harga terbaru tentu saja, akan lebih berat dibandingkan sebelumnya. Sehingga para trader dapat bersiap untuk memperhitungkan harga selanjutnya. Berikut ada perhitungan dengan jelas mengenai exponential moving average :

Exponential moving average = (harga terakhir – EMA sebelumnya) x (2 / n+1) + EMA sebelumnya

Sebagai contoh, empat priode EMA dengan harga 1.6554, 1.6555, 1.6558, dan 1.6560, akan menghasilkan nilai 1.6558 dari formula di atas. Hitungannya adalah (1.6560 – 1.6558) x (2/5) + 1.6558 = 1.6558.

Platform trading yang digunakan untuk menghitung nilai otomatis maka bisa menggunakan tipe EMA ini. Sehingga anda bisa memilih indicator yang digunakan. Jika sudah selesai tinggal masuk kedalam pengaturan dan bisa disesuaikan berapa banyak periode yang harus anda hitung, misalnya saja 100 atau 200. Jelasnya indicator ini lebih cepat beradaptasi untuk melihat perubahan harga, dibandingkan dengan jenis selanjutnya yang akan kita bahas yaitu Single Moving Average.

Hasil gambar untuk forex analyzing

Single Moving Average (SMA)

Selanjutnya jenis moving average yang wajib dikenali bernama SMA atau Single Moving Average. Umumnya jenis ini digunakan untuk menghitung nilai rata-rata n terakhir dan juga nilai yang efisien. N disini menandakan bahwa periode yang ingin dibuat rata-rata. Sehingga muncul rumus dalam SMA yaitu :

Simple moving average = (P1 + P2 + P3 + P4) / n

Jika melihat pergerakannya maka ada empat periode SMA yang muncul mulai dari 1.4640, 1.4641, 1.4642, dan 1.4641, akan menghasilkan pergerakan rata-rata 1.4641 jika dihitung dengan formula di atas. Itu berarti 1.4640 + 1.4641 + 1.4642 + 1.4641 / 4 = 1.4641.

Cara tersebut dikatakan simple karena memang mudah dilakukan. Penting sekali untuk setiap trader yang menggunakan SMA ini agar bisa menggunakannya saat trading. Cukup pilih indicator SMA yang ada pada daftar tersebut, aplikasikan pada chart yang ada dan sesuaikan dengan jumlah periode yang diinginkan. Lakukan penyesuaian di menu setting dari platform trading, atau bisa juga dengan melakukan klik double pada indikator moving average, yang ada secara langsung. Keunggulan dari indikator ini sangatlah presisi. Misalnya saja nilai tersebut memiliki nilai yang tinggi bahkan diatas 100, maka rata-rata dari harga bar dalam periode 100.

Hasil gambar untuk moving average

Weighted Moving Average

Selanjutnya jenis yang bisa anda gunakan bernama WMA atau biasa disebut Weighted Moving Average yang menandakan bahwa rumus dalam jenis ini paling besar. Anda bisa menggunakan indikator WMA jika berat rata-rata dari harga n terakhir, berat tersebut menurun dibandingkan harga yang ada sebelumnya. Hampir sama dengan EMA namun cara perhitungannnya yang berbeda.

Weighted moving average = (harga x faktor pemberat) + (harga sebelumnya x faktor pemberat – 1)

WMA harus didasarkan pada berat berbeda yang disadari pada jumlah periodenya. Sedangkan untuk bisa mencari berat rata-rata dari empat periode tersebut, maka anda harus memahami hperiode dan hitungannya. Misalnya saja hitungan berat terbaru menjadi 4/10, periode sebelumnya punya berat 3/10, periode berat sebelumnya lagi 2/10, dan seterusnya.

Angka 10 didapat secara acak. Jika mengambil contoh 4/10 misalnya, harga terbaru akan dihitung 40% dari nilai WMA. Lantas bagaimana menghitung harga tiga periode sebelumnya ? jelas hal ini memang tidak dipahami oleh para trader pemula namun bisa dipelajari secara perlahan. Anda hanya dihitung 10% dari nila WMA. Untuk contoh jelasnya, harga terbaru yaitu 90, 89, 88, dan 89. Dengan formula di atas hitungannya adalah (90 x (4/10)) + (89 x (3/10)) + (88 x (2/10)) + (89 x (1/10)) = 36 + 26,7 + 17,6 + 8,9 = 89,2.

Penggunaan MA

Adanya forex dan trading mungkin akan sulit untuk memprediksi harga yang ada. moving average sendiri mempermudah hal tersebut. Jika harga ada di bawah moving tersebut maka para trader harus melakukan transaksi yang benar dengan keputusan yang tepat. Biasanya hal tersebut akan menginstruksikan bahwa harga sedang ditransaksikan lebih rendah dari rata-rata saat periode analisa sering dilakukan. Jika situasi ini terjadi maka tren menurun sedang terjadi di pasaran.

Apabila harga naik ke atas melewati Moving maka hal tersebut menandakan apabila harga relative menguat dibanding sebelumnya. Karena harga lebih tinggi. Hal ini menandakan bahwa harga makin lemah dibandingkan sebelumnya. Moving average masuk kedalam periode yang bisa digunakan untuk jangka panjang dan jangka pendek. Jika 20 maka periode melewati bahwa periode 50. Maka baiknya mengambil harga jangka pendek yang sedang mengarah turun.